2. Bikin output untuk NILAI AKHIR (bisa berbentuk tabel seperti contoh, atau sel biasa juga bisa, tapi dengan syarat ada nilai yang akan digunakan untuk acuan). Contoh tabel, angka yang dilingkari merah adalah nilai acuan.
3. Seleksi sel yang akan dimasukkan funsi VLOOKUP, kemudian klik Icon INSERT FUNCTION.
4. Muncul popup windows, dan pilih pada LOOKUP & REFERENCE dan klik.
5. Pop windows akan berubah seperti pada gambar di bawah, pada isian Lookup_value masukkan nilai berupa seleksi pada SEL ACUAN (dalam contoh : sel F3).
6. Pada isian Table_array masukkan nilai berupa seleksi dari TABEL DATA NILAI dari sel B3 s/d C15.
B3:C13
Beri nilai ABSOLUT untuk setiap nilainya dengan cara pencet tombol keyboard F4.
$B$3:$C$13
7. Pada Col_index_num, maksudnya adalah kolom mana/keberapa (untuk VLOOKUP) atau baris mana/keberapa (untuk HLOOKUP) dari TABEL DATA NILAI yang berisi nilai dimana nilai tersebut akan diambil datanya (atau ditampilkan).
Pada kasus ini, kita akan mengambil DATA NILAI pada kolom ke-2 dari TABEL DATA NILAI, yang berisi nilai A s/d K. Jadi kita masukkan nilai 2 sesuai kolom keberapanya (kolom ke-2).
8. Pada Range_lookup, adalah sebuah nilai logika jika nilai yang dicari tidak ada pada dalam TABEL DATA NILAI.
TRUE : vlookup/hlookup akan mengambil data yang cocok atau mendekati cocok.
FALSE : vlookup/hlookup hanya akan mengambil data yang benar-benar cocok.
Untuk versi HLOOKUP pada dasarnya pengerjaannya sama saja, hanya berbeda bentuk tabel data array-nya menjadi horisontal seperti gambar ini.
GUBRAKS!