RSS
Write some words about you and your blog here

Selasa, 03 Februari 2009

Dasar Logika - Penalaran Langsung

1. KONVERSI
S = P menjadi P = S

Ketentuan (berlaku hanya untuk konversi) :
A menjadi I (positif)
Std : Semua orang cakep itu artis dari Depok
Knv : Beberapa artis dari Depok adalah orang cakep

E menjadi E (negatif)
Std : Semua bajuku itu bukan barang buatan dalam negeri
Knv : Semua barang buatan dalam negeri adalah bukan bajuku

I menjadi I (positif)
Std : Seorang temanku itu bintang idola kawula muda
Knv : Seorang bintang idola kawula muda adalah temanku

O menjadi Tidak Ada (negatif)

2. OBVERSI
(+) S = P
menjadi : S = bukan non P
Ex :
Std : Semua idolaku adalah artis terkenal
Obv : Semua idolaku adalah bukan non artis terkenal

(-) S = bukan P
menjadi : S = non P
Ex :
Std : Seorang begundal adalah bukan orang yang kukenal
Obv : Seorang begundal adalah non orang yang kukenal

3. KONTRAPOSISI
(+) S = P
menjadi : non P = non S
Ex :
Std : Seluruh pejabat teras itu adalah sahabatku
Knt : Seluruh non sahabatku adalah non pejabat teras

(-) S = bukan P
menjadi : non P = bukan non S
Ex :
Std : Banyak konglomerat adalah bukan orang yang pelit padaku
Knt : Banyak non konglomerat adalah bukan non orang yang pelit padaku

4. OPOSISI (PERLAWANAN)
Ketentuan :
Jika BENAR
Jika A (benar) : maka A (benar), E (salah), I (benar), O (salah)
Jika E (benar) : maka A (salah), E (benar), I (salah), O (benar)
Jika I (benar) : maka A (benar/salah), E (salah), I (benar), O (benar/salah)
Jika O (benar) : maka A (salah), E (benar/salah), I (benar/salah), O (benar)

Jika SALAH
Jika A (salah) : maka A (salah), E (benar/salah), I (benar/salah), O (benar)
Jika E (salah) : maka A (benar/salah), E (salah), I (benar), O (benar/salah)
Jika I (salah) : maka A (salah), E (benar), I (salah), O (benar)
Jika O (salah) : maka A (benar), E (salah), I (benar), O (salah)

CLUE!
1. Kalimatnya tidak perlu dirubah jadi proposisi standar
2. Penggolongan kalimat (masuk ke A/E/I/O) dapat dilihat dengan cara :
- Lihat perkiraan jumlah dari S (subjek), ini utk universal/partikular
- Lihat bentuk dari predikat-nya yang negatif atau positif
3. Hasil jawaban langsung ditulis sesuai dengan ketentuan diatas
4. Getow…

Ex :
Kalimat soal :
Jika benar ada teman-teman Pramsky sedang buka Blog-nya Pramsky
(kalimat ini termasuk kategori) I (benar),
mengapa bisa begitu?

- S (subjek) : “ada teman-teman Pramsky” = menjelaskan hanya beberapa teman saja / tidak semua teman Pramsky = jadi Subjeknya Partikular = I atau O

- P (predikat) : “sedang buka” = tidak ada kata tidak / bukan, jadi termasuk kalimat positif

- Sedangkan (benar) adalah dari kata ke-2 dari kalimat soal “Jika benar …”

Kalimat turunan soal Oposisi :

a. Semua orang yang buka Blog-nya Pramsky adalah teman-teman Pramsky
Jawaban :
(S = universal, P = positif) jadi kalimat diatas termasuk kategori A,
pada ketentuan I (benar) maka A (benar/salah) --> lihat di ketentuan

b. Sedikit orang yang tahu Pramsky punya Blog
Jawaban :
(S = partikular, P = positif) jadi kalimat diatas termasuk kategori I,
pada ketentuan I (benar) maka I (benar) --> lihat di ketentuan

3 komen:

burhame mengatakan...

Dikit2 taulah! Tks.Saya orang yang belum paham pelajaran daslog.
Knv. Orang yg belum paham pelajaran daslog adalah saya.
Obv. Saya orang yg non belum paham pelajaran daslog.
Knt. Orang yg non belum paham pelajaran daslog adalah non saya.

BENER GA PRAM!

PramSky mengatakan...

wkkk boleh juga usaha burhame.. qqq
dah lama ga buka daslog rada mikir dikit neh.. wkkk..
kalimatnya dibikin standar dulu burhame, menjadi begini :
STD : Saya adalah bukan orang yang paham pelajaran daslog
KNV : tidak ada --> termasuk jenis O (negatif)
OBV : Saya adalah non orang yang paham pelajaran daslog
KNT : Non orang yang paham pelajaran daslog adalah bukan non saya

Begitu kira-kira hasilnya burhame.. qqq :D

noVia mengatakan...

thank's..
lumayan buat nambah bahan buat tugas :)

Poskan Komentar

Yuk tulis komen yuk... hwhwhw