RSS
Write some words about you and your blog here

Senin, 30 November 2009

Rumusan Masalah Metodologi Penelitian

I. KUALITATIF (induktif) --> tidak mengukur

A. Latar belakang (fenomena umum)

B. Data/fakta/kasus

C. Rumusan Masalah (garis besar masalah)
- Bagaimana, apakah, mengapa, ... ?

D. Identifikasi masalah (detail masalah) --> Jika diperlukan
- Bagaimana, apakah, mengapa, ... ?
- Bagaimana, apakah, mengapa, ... ?
- Bagaimana, apakah, mengapa, ... ?

(jawaban penelitiannya deskriptif / subjektif)


II. KUANTITATIF (deduktif) --> mengukur sebuah teori

A. Latar belakang

B. Data/fakta/kasus

C. Rumusan Masalah (garis besar masalah)
- Seberapa besar, seberapa banyak, seberapa penting, ... ?

D. Identifikasi masalah (detail masalah) --> Jika diperlukan
- Seberapa besar, seberapa banyak, seberapa penting, ... ?
- Seberapa besar, seberapa banyak, seberapa penting, ... ?
- Seberapa besar, seberapa banyak, seberapa penting, ... ?

(jawaban penelitiannya tentang hasil suatu pengukuran / objektif)


Jadi yang membedakan Rumusan Masalah antara Kualitatif dan Kuantitatif itu hanya pada kata tanyanya saja.
Kualitatif : how, why, what.. ? --> TIDAK mempertanyakan akan suatu hasil UKURAN
Kuantitatif : how much, how many.. ? --> mempertanyakan akan suatu hasil UKURAN PASTI



CONTOH SEDERHANA :
--------------------------------------------------------------------------------------
Perumusan Masalah Metode KUALITATIF

LATAR BELAKANG
Pada saat ini terjadi kasus yang melibatkan KPK, POLRI & Kejaksaan RI. Sampai pada akhirnya kasus tersebut masuk ke dalam ruang publik serta melibatkan banyak media massa. Banyak tokoh-tokoh politik dan pakar hukum yang memberikan pendapat, sehingga hal tersebut menimbulkan terjadinya kontroversi yang membingungkan masyarakat. Masyarakat justru menjadi bingung dalam mengikuti kasus tersebut, ketidak jelasan mana pihak yang benar dan mana yang salah.

FAKTA
- Banyak media massa dan stasiun TV menayangkan berita tersebut, dan kasus tersebut selalu menjadi headline news.
- Pada situs jejaring sosial juga terdapat Group pendukung Ketua KPK non aktif Bibit dan Chandra.
- Banyak teman-teman di kantor juga sering membicarakan tentang kasus tersebut.
- Banyak teman-teman yang merasa bingung dengan posisi mana yang benar dan mana yang salah.

RUMUSAN MASALAH
Bagaimana peran media massa yang baik dalam memberikan informasi berita? Atau
Peran media massa yang bagaimakah yang dapat memberikan informasi yang benar kepada khalayak?

--------------------------------------------------------------------------------------
Perumusan Masalah Metode KUANTITATIF

LATAR BELAKANG
Pada saat ini terjadi kasus yang melibatkan KPK, POLRI & Kejaksaan RI. Sampai pada akhirnya kasus tersebut masuk ke dalam ruang publik serta melibatkan banyak media massa. Banyak tokoh-tokoh politik dan pakar hukum yang memberikan pendapat, sehingga hal tersebut menimbulkan terjadinya kontroversi yang membingungkan masyarakat. Masyarakat justru menjadi bingung dalam mengikuti kasus tersebut, ketidak jelasan mana pihak yang benar dan mana yang salah.

FAKTA
- Banyak media massa dan stasiun TV menayangkan berita tersebut, dan kasus tersebut selalu menjadi headline news.
- Pada situs jejaring sosial juga terdapat Group pendukung Ketua KPK non aktif Bibit dan Chandra.
- Banyak teman-teman di kantor juga sering membicarakan tentang kasus tersebut.
- Banyak teman-teman yang merasa bingung dengan posisi mana yang benar dan mana yang salah.

RUMUSAN MASALAH
Seberapa besar peran dan fungsi media massa dalam membantu menegakkan supremasi hukum? atau
Seberapa netral kah posisi media di Indoensia dalam menayangkan berita?

0 komen:

Poskan Komentar

Yuk tulis komen yuk... hwhwhw