RSS
Write some words about you and your blog here

Senin, 24 November 2008

Sistem Ekonomi Indonsia

TEORI SISTEM EKONOMI KAPITALIS :
a. Mengakui kepemilikan individual atas sumber daya ekonomi dan faktor produksi
b. Kompetisi antar individu, dalam memenuhi kebutuhan hidup, persaingan antar badan usaha dalam mengejar keuntungan sangat dihargai.
c. Prinsip keadilan yang dianut yaitu: setiap orang mendapat prestasi kerja sesuai hasil kerjanya. d. Pemerintah berkedudukan sebagai pelindung dan pengamat perekonomian.
e. Menyandarkan sepenuhnya pada mekanisme pasar bebas dengan prinsip laissez faire (persaingan bebas) dan percaya pada invisible hands dalam menuju efisiensi pasar.

TOKOH SISTEM EKONOMI KAPITALIS :
Adam Smith

CIRI SISTEM EKONOMI KAPITALIS :
1. Hak milik pribadi
2. Adanya kebebasan berusaha dan memilih
3. Timbulnya motif kepentingan sendiri
4. Timbulnya persaingan
5. Harga ditentukan oleh mekanisme pasar
6. Peranan terbatas pemerintah

Contoh negara yang menerapkan sistem kapitalis adalah Amerika Serikat & Negara-Negara Eropa Barat.

CIRI SISTEM EKONOMI SOSIALIS :
1. Tidak ada hak milik pribadi, semuanya menjadi hak menjadi milik pemerintah
2. Tidak adanya kebebasan berusaha dan memilih
3. Kepentingan bersama
4. Tidak ada persaingan
5. Harga ditentukan oleh pemerintah
6. Pemerintah mengambil penuh otoritas

Contoh negara yang menerapkan sistem sosialis adalah Rusia dan Negara-Negara Eropa Timur

PENYEBAB RUNTUHNYA MASA ORDE BARU :
a. PELAKSANAAN YANG TIDAK KONSEKUEN
Artinya adalah banyak terjadi manipulasi dan korupsi oleh pelaksana negara atau yang mempunyai kekuasaan.
b. MENUMPUKNYA HUTANG LUAR NEGERI
Artinya berakhirnya masa Orde Lama dimana dalam segi keuangan BANGKRUT meninggalkan setumpuk hutang luar negeri yang belum terbayarkan, ditambah dengan tidak becusnya pemerintahaan masa Orde Baru dalam mengelola keuangan negara dalam melunasi hutang-hutang menjadikan kondisi negara Indonesia semakin terpuruk.
c. TIDAK ADANYA TRANSFER TEKNOLOGI
Negara Indonesia selalu menggunakan dan membeli teknologi dari luar negeri, dan tidak pernah terpikirkan oleh pemerintah untuk mengadopsinya, sehingga jika terjadi suatu krisis maka bisa dipastikan Indonesia tidak akan dapat memakai lagi teknologi tersebut karena pasti harganya akan berlipat menjadi sangat mahal, dan negara Indonesia belum menguasai teknologinya.

STRATEGI INDUSTRIALISASI
I. SUBSTITUSI IMPOR
Mengutamakan pengembangan jenis industri untuk menggantikan kebutuhan akan impor barang sejenis.

Sebagai contoh :
Dibanyak daerah Indonesia sedang terjadi kekurangan bahan pangan yaitu beras, untuk itu disini pemrintah berperan dalam membantu mencarikan bahan tersebut dari luar negeri dan mengimportnya.
Dilain pihak di banyak daerah Indonesia sedang terjadi panen karet, disini pemerintah berperan dalam membantu para pengusaha-pengusaha karet dengan menjual produk karet mereka ke negara-negara lain yang membutuhkan.

II. PROMOSI ESKPOR
Mengutamakan pengembangan jenis industri yang menghasilkan produk-produk untuk diekspor.

Sebagai contoh :
Dibanyak daerah Indonesia terdapat banyak pengusaha-pengusaha yang mempunyai/memproduksi produk-produk kualitas ekspor, disini pemerintah berperan dalam membantu mempermudah kelancaran ekspor ke negara-negara lain yang membutuhkan.

0 komen:

Poskan Komentar

Yuk tulis komen yuk... hwhwhw