RSS
Write some words about you and your blog here
Tampilkan postingan dengan label PIKom. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PIKom. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 November 2008

PIKom : Hakekat Komunikasi

DASAR KOMUNIKASI (Harold Dwight Lasswell)
-catet!-

WHO say WHAT to WHOM in what CHANNEL with what EFFECT

Hakekat komunikasi pada dasarnya merupakan suatu SIMBOL.
Simbol disebut juga sebagai LABEL (sesuatu yang mewakili dan ditujukan kepada suatu fenomena / objek).

TANDA : mewakili segala sesuatu yang bermakna global.
SIMBOL : mewakili segala sesuatu yang bermakna spesifik.
a. Simbol Abstrak : yang mewakili suatu gagasan / ide.
b. Simbol Kongkrit : yang mewakili suatu objek.
Komunikasi merupakan isi dari interaksi antar manusia.
Dua orang dikatakan melakukan interaksi jika masing-masing melakukan aksi dan reaksi.
Aksi dan reaksi tersebut disebut juga sebagai TINDAKAN KOMUNIKASI.


4 MACAM CARA TINDAKAN KOMUNIKASI :
1. Verbal : dalam bentuk kata-kata (lisan atau tertulis)
2. Non Verbal : dalam bentuk tindakan selain kata-kata (sikap, tingkah laku, gambar, dll)
3. Langsung : interaksi langsung (tatap muka, telpon, menulis surat, dll)
4. Tidak Langsung : komunikasi yang dilakukan melalui alat perantara (surat kabar, radio, TV, film internet, dll)


4 MACAM PERBEDAAN MAKNA KOMUNIKASI :

1. KOMUNIKASI SEBAGAI PROSES SOSIAL
Artinya adalah tindakan komunikasi antar individu atau kelompok yang melibatkan intensitas, motivasi dan kemampuan yang berlangsung terus menerus tanpa akhir.
Hal tersebut menjadikan komunikasi merupakan hal yang bersifat kompleks, dinamis serta berubah secara kontinyu.

Komunikasi sebagai proses membuat SIFAT KOMUNIKASI MENJADI SUATU HAL TIDAK DAPAT DIULANG (IRREVERSIBLE).

Proses dan Simbol disatukan oleh adanya MAKNA.

MAKNA juga merupakan suatu persepsi seseorang terhadap pesan.
Bahasa menunjukkan suatu tingkat kemajuan kemajuan teknologi pada masyarakat.

Hal tersebut diakibatkan karena bahasa sebagai salah satu simbol dari komunikasi sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan (faktor di luar individu yang melakukan komunikasi), adapun yang termasuk faktor lingkungan adalah :
a. Faktor fisik
b. Faktor psikologis
c. Faktor sosial
d. Faktor waktu

2. KOMUNIKASI SEBAGAI PERISTIWA SOSIAL
Artinya adalah ketika terjadi proses sosial maka terjadi juga peristiwa komunikasi.
Peristiwa Komunikasi disebut juga kejadian interaksi dari sejumlah orang dengan perantaraan lambang-lambang komunikasi.

Interaksi dari sejumlah orang tersebut menjadikan PERISTIWA KOMUNIKASI sama dengan PERISTIWA SOSIAL.

Hal-hal yang terjadi dalam peristiwa tersebut adalah :
a. Proses produksi
b. Proses seleksi
c. Pengaruh dari sistem lambang-lambang yang digunakan.

3. KOMUNIKASI SEBAGAI ILMU
Dalam hal ini komunikasi dipandang sebagai ilmu yang bersifat multi disipliner, dalam arti bahwa ilmu komunikasi berkembang melalui disiplin dari sejumlah ilmu lain, seperti :
a. Politik
b. Psikologi
c. Matematika
d. Antropoligi
e. Dll

Hal tersebut terbukti dengan adanya sejumlah model dasar ilmu komunikasi dari beberapa ahli diluar bidang komunikasi :
a. Harold Dwight Lasswell (Politik) --> The Founding Fathers
b. Lewin (Psikologi) --> The Founding Fathers
c. Paul Felix Lazarsfeld (Sosiologi) --> The Founding Fathers
d. Carl Iver Hovland ((Psikologi) --> The Founding Fathers
e. Claudio Shanon (Matematik)
f. Newcomb
g. Dll

4. KOMUNIKASI SEBAGAI KETRAMPILAN
Antar komunikasi dan bidang profesional terdapat kaitan yang sangat signifikan. Sebagai penunjang suatu profesi yang menuntut pemahaman pada sifat dasar komunikasi, maka cara dalam melakukan teknik berkomunikasi yang kompeten dan efektif sangatlah menentukan.

Karena komunikasi dipandang sebagai skill / ketrampilan khusus yang berlaku pada banyak bidang, maka munculah bidang karir untuk para profesional komunikasi, seperti :
a. Komunikasi massa
b. Komunikasi organisasi
c. Komunikasi politik
d. Periklanan
e. Public relation
f. Riset komunikasi
g. dll

Pengetahuan dan kemampuan untuk melakukan komunikasi adalah dasar untuk kualitas kepemimpinan.

Jumat, 21 November 2008

PIKom : 15 November 2008

1.
Q : Apa konsekuensi komunikasi sebagai OMNI PRESENT terhadap pemahaman komunikasi?
A : KOMUNIKASI bersifat OMNI PRESENT yang mempunyai arti “Komunikasi hadir di setiap proses sosial, sedangkan proses sosial dapat terjadi dimana saja. Sehingga dengan omni present, komunikasi seperti layaknya air mengalir dengan sendirinya, tidak ada habisnya dan akan terjadi secara terus menerus tanpa henti.”

2.
Q : Coba hubungkan kaitan OMNI PRESENT dengan Komunikasi sebagai ILMU MULTI DISIPLINER!
A : Komunikasi yang bersifat OMNI PRESENT yaitu hadir dimana-mana dan disetiap proses sosial membuat komunikasi menjadi bermacam-macam, bahkan komunikasi juga hadir diberbagai disiplin ilmu (seperti : psikologi, politik, antropologi, sosiolgi, matematika, dll).
Hal tersebut menyimpulkan akan pentingnya arti komunikasi yang berpengaruh pada segala bidang, sehingga menjadikan akan perlunya sebuah pemahaman tersendiri mengenai komunikasi.

3.
Q : Sebutkan DEFINISI KOMUNIKASI!
A : DEFINISI KOMUNIKASI secara umum adalah suatu proses pembentukan, penyampaian dan pengolahan pesan yang terjadi di dalam diri seseorang dan atau di antara dua orang atau lebih dengan tujuan tertentu.

Dikarenakan Ilmu Komunikasi sebagai ilmu pengetahuan sosial yang bersifat multi disipliner, dimana mengenai definisi dan pengertian yang pasti mengenani komunikasi sangatlah banyak dan beragam.

Salah satunya adalah definisi komunikasi menurut :
Sasa Djuarsa S (Ahli Ilmu Komunikasi UI) yaitu,
“Suatu proses pembentukan, penyampaian, penerimaan dan pengolahan pesan yang terjadi dalam diri seseorang dan atau diantara 2 orang / lebih dengan tujuan tertentu.”

4.
Q : Jelaskan perbedaan komunikasi sebagai aktifitas dan ilmu!
A : KOMUNIKASI sebagai AKTIFITAS

5
Q : Sebutkan PRINSIP DASAR dan PROSES KOMUNIKASI!
A : PRINSIP DASAR KOMUNIKASI :
1. Komunikasi adalah suatu proses
2. Komunikasi adalah upaya yang disengaja dan mempunyai tujuan
3. Komunikasi menuntut adanya partisipasi dan kerjasama dari pelaku
4. Komunikasi bersifat simbolis
5. Komunikasi bersifat transaksional
6. Komunikasi menembus faktor ruang dan waktu

PROSES KOMUNIKASI :
1. Monolog (seperti teori Harold Dwight Lasswell)
--> masih memakai istilah komunikator dan komunikan
- Komunikasi satu arah / monolog
2. Interaksional
--> masih memakai istilah komunikator dan komunikan
- Komunikasi dua arah / dialog
3. Transaksional
--> menggunakan istilah AKTOR yang melakukan peran

6.
Q : Persepsi yang berkaitan dengan makna itu apa?
A : Arti makna adalah suatu persepsi seseorang terhadap pesan. Selain itu makna yang menjadi pusat dari pendefinisian komunikasi adalah pengait / penyambung antara proses komunikasi dan simbol.

7.
Q : Sebutkan pemahaman komunikasi sebagai proses sosial, dan menyangkut apa saja?
A : Komunikasi sebagai proses sosial artinya adalah tindakan komunikasi antar individu atau kelompok yang melibatkan intensitas, motivasi dan kemampuan yang berlangsung terus menerus tanpa akhir.
Hal tersebut menjadikan komunikasi merupakan hal yang bersifat kompleks, dinamis serta berubah secara kontinyu dan dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan, yaitu :
a. Waktu
b. Tempat
c. Hubungan
d. Latar belakang budaya pelaku

8.
Q : Sebutkan apa yang menjadi OBJEK KOMUNIKASI!
A : OBJEK KOMUNIKASI berupa peristiwa-peristiwa komunikasi dalam konteks hubungan antar manusia atau komunikasi antar manusia.

PIKom : Arti Penting Komunikasi

TINDAKAN KOMUNIKASI meliputi :
1. Pelaku komunikasi (aktor), yaitu : komunikator dan komunikan
2. Pesan
3. Saluran (media)
4. Waktu & tempat
5. Situasi & kondisi
6. Hasil / akibat (efek)

EFEK KOMUNIKASI mencakup :
1. Kognitif
2. Afektif
3. Behavior

FUNGSI KOMUNIKASI :
1. Sebagai media pembentukan konsep diri
Mengenali diri sendiri.

2. Sebagai media pernyataan eksistensi diri
Menunjukkan akan keberadaan diri.

3. Sebagai media apresiasi
Mengungkapkan perasaan atau apa yang ada dalam pikiran.

4. Sebagai media ritual
Berbagi komitmen emosional.

5. Sebagai media instrumental
Menginformasikan, mengajarkan, mendorong, mengubah sikap, keyakinan dan perilaku, serta untuk menghibur.

TINGKATAN/KONTEKS KOMUNIKASI :
1. Komunikasi Intrapribadi
2. Komunikasi Antarpribadi
3. Komunikasi Kelompok
4. Komunikasi Organisasi
5. Komunikasi Massa

DEFINISI KOMUNIKASI menurut Sasa Djuarsa S (Ahli Ilmu Komunikasi UI)
“Suatu proses pembentukan, penyampaian, penerimaan dan pengolahan pesan yang terjadi dalam diri seseorang dan atau diantara 2 orang / lebih dengan tujuan tertentu.”

2 MACAM KOMUNIKASI :
A. Komunikasi Non Media :
1. Komunikasi Intrapersonal (komunikasi dengan diri sendiri)
2. Komunikasi Interpersonal (komunikasi dengan orang lain)
3. Komunikasi Kelompok (komunikasi dengan orang lain di dalam kelompok)
4. Komunikasi Organisasi (komunikasi di dalam organisasi)

B. Komunikasi Media :
1. Komunikasi Massa
a. Periodik
b. Non Periodik
2. Komunikasi Non Massa

PROSES KOMUNIKASI :
1. Monolog (seperti teori Harold Dwight Lasswell) --> masih memakai istilah komunikator dan komunikan
- Komunikasi satu arah / monolog
2. Interaksional --> masih memakai istilah komunikator dan komunikan
- Komunikasi dua arah / dialog
3. Transaksional --> menggunakan istilah AKTOR yang melakukan peran

KARAKTERISTIK KOMUNIKASI :
1. Komunikasi adalah suatu proses
2. Komunikasi adalah upaya yang disengaja dan mempunyai tujuan
3. Komunikasi menuntut adanya partisipasi dan kerjasama dari pelaku
4. Komunikasi bersifat simbolis
5. Komunikasi bersifat transaksional
6. Komunikasi menembus faktor ruang dan waktu

Perbedaan Komunikasi dengan Publisistik :
Publisistik : lebih ditujukan kepada individu / kelompok di dalam suatu konteks negara atau sejenisnya.
Komunikasi : mempunyai pengertian yang lebih luas karena mencakup berbagai konteks kehidupan

KOMUNIKASI bersifat OMNI PRESENT
“Komunikasi hadir di setiap proses sosial, sedangkan proses sosial dapat terjadi dimana saja. Sehingga dengan omni present, komunikasi seperti layaknya air mengalir dengan sendirinya, tidak ada habisnya dan akan terjadi secara terus menerus tanpa henti.”